Belajar hari ini, sukses di masa depan.

Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan nilai, tetapi tentang membentuk diri menjadi manusia yang lebih baik.

Jangan takut gagal, takutlah berhenti mencoba.

Setiap halaman yang dibaca adalah satu langkah menuju masa depan yang lebih luas.

Pendidikan adalah bekal untuk menjemput masa depan.

Belajar mungkin melelahkan, tetapi ketidaktahuan akan membuat langkah kita lebih terbatas.

Tidak harus hebat untuk memulai, tetapi harus memulai untuk menjadi hebat.

Sekolah mungkin memberikan ilmu, tetapi kemauan untuk terus belajar akan membentuk masa depan.

Masa depan dibangun dari usaha hari ini.

Pendidikan memberi kita pengetahuan, tetapi karakter mengajarkan bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut dengan bijaksana.

Tampilkan postingan dengan label SMP Negeri 3 Wedung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP Negeri 3 Wedung. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2026

Murid Kelas 9 SMP Negeri 3 Wedung Asah Kemampuan di Try Out TKA secara Daring

 

Dalam upaya memfasilitasi murid memperoleh penilaian akademik yang objektif dan terstandar, SMP Negeri 3 Wedung menggelar kegiatan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring (online) pada hari Senin, 19 Oktober 2026. Agenda ini diikuti secara antusias oleh seluruh murid kelas 9 dari ruang kelas.

Sesuai dengan arah kebijakan Kemendikdasmen, TKA hadir sebagai instrumen penting untuk memotret capaian kompetensi murid secara adil. Melalui simulasi atau Try Out ini, pihak sekolah berupaya mengenalkan format tes terstandar nasional kepada murid, sekaligus memberikan umpan balik bagi guru guna mendorong perbaikan mutu proses pembelajaran di kelas.

Pelaksanaan berbasis digital ini murid menggunakan gawai atau smartphone mereka secara mandiri. Pemanfaatan teknologi gawai ini terbukti mempermudah jalannya asesmen, meningkatkan efisiensi waktu, serta mendukung program ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas.

Sepanjang pelaksanaan Try Out, ketertiban terlihat jelas di ruang kelas. Para murid tampak fokus dan penuh konsentrasi menatap layar gawai mereka demi mencatatkan hasil terbaik. Pengawasan serta pendampingan teknis dari pengawas turut memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.

Melalui persiapan matang sejak dini, SMP Negeri 3 Wedung optimis para murid kelas 9 tidak hanya siap secara mental menghadapi TKA utama, namun juga mampu memperoleh rekam capaian akademik yang maksimal demi membuka peluang sekolah lanjutan yang dicita-citakan.

Selasa, 13 Oktober 2026

Menjemput Ilmu di Ruang “Buana Tirta”, Pembelajaran Berbasis Potensi Lokal di SMP Negeri 3 Wedung

 

Siapa bilang belajar harus selalu di dalam kelas? SMP Negeri 3 Wedung membuktikan bahwa alam (Buana) dan air laut (Tirta) di sekitar sekolah bukanlah pembatas aktivitas. Bagi sekolah pesisir di Demak ini, lingkungan sekitar justru menjadi laboratorium alam berbasis kearifan lokal yang seru dan bernilai tinggi.

Sekolah mengubah pemandangan di pesisir dan tambak sehari-hari menjadi sarana belajar yang nyata. Lewat program ini, para murid diajak untuk lebih peduli lingkungan sekaligus belajar langsung dari potensi daerah sendiri.

Di SMPN 3 Wedung, konsep Buana (alam pesisir) dan Tirta (lautan) diintegrasikan langsung ke dalam kegiatan pembelajaran.

Petualangan di Ruang Tirta: Siswa belajar literasi, numerasi, sains dan lingkungan langsung di kawasan mangrove. Mereka mengamati biota pesisir, akar bakau, mengukur pasang surut air air laut, hingga mempelajari kandungan karbon yang tersimpan di hutan mangrove.


Aksi Nyata di Lingkungan Buana: Lahan sekitar sekolah dimanfaatkan untuk praktik penghijauan dengan tanaman khas pesisir. Siswa diajak berliterasi dengan diajarkan bagaimana menanam tanaman pelindung pantai untuk mencegah abrasi, kandungan karbon yang dihasilkan oleh hutan mangrove sekaligus mengelola sampah pesisir.

Kearifan lokal ini juga dikaitkan dengan kompetensi lain. Siswa bisa belajar numerasi lewat hitungan hasil tangkapan nelayan/ hasil tambak, atau belajar literasi finansial lewat pengolahan produk khas pesisir. Tidak hanya teori, siswa juga diajak kreatif mengolah potensi laut menjadi kerajinan atau produk bernilai jual.

"Laut dan alam di sekitar SMP Negeri 3 Wedung ini adalah ruang kelas terluas kami. Kami ingin teman-teman semua bangga dengan potensi daerah sendiri dan tahu cara menjaganya," ujar Zada, salah satu perwakilan siswa SMP Negeri 3 Wedung.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Wedung membuktikan bahwa belajar di sekolah pesisir itu seru. Alam dan laut bukan lagi pembatas, melainkan sumber ilmu yang tidak akan pernah habis.

Jumat, 02 Oktober 2026

Saat Motif Batik Menyatu dengan Hijau Hutan Mangrove SMP Negeri 3 Wedung

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Wedung menggelar kegiatan apel pagi khusus di halaman sekolah. Berbeda dari hari biasanya, suasana sekolah hari ini tampak penuh warna dengan lambaian motif tradisional nusantara. 

Keunikan terlihat jelas kain batik yang dipakai oleh warga sekolah berpadu kontras namun serasi dengan latar belakang hijaunya hutan mangrove (bakau) yang mengelilingi sekolah. 

Kegiatan diawali dengan rutinitas pembiasaan pagi yang religius dan nasionalis, yaitu membaca Asmaul Husna yang bergema syahdu di tepi hutan bakau, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, acara diteruskan dengan pengarahan oleh pembina kesiswaan yang memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kelestarian batik sebagai warisan budaya takbenda Indonesia yang telah diakui oleh dunia. Para murid tampak berbaris dengan tertib dan antusias mengenakan pakaian batik andalan mereka.

Momentum ini bukan sekadar pergantian seragam sehari, melainkan wujud nyata penanaman rasa cinta tanah air pada diri generasi muda. Melalui peringatan ini, sekolah berkomitmen membentuk karakter murid-murid yang tidak hanya cinta pada kelestarian alam pesisir tempat mereka belajar, tetapi juga bangga akan identitas budaya bangsa di tengah era modernisasi.

Kamis, 01 Oktober 2026

Harmoni Pesisir dan Jiwa Pancasila di SMP Negeri 3 Wedung

       Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMP Negeri 3 Wedung pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026. Di bawah langit pesisir yang cerah, seluruh warga sekolah berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Momen refleksi sejarah ini berjalan penuh khusyuk sekaligus menorehkan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta.

 

      
      Berbeda dengan upacara pada umumnya, kegiatan di SMP Negeri 3 Wedung terasa sangat unik karena menyatu langsung dengan karakteristik geografisnya. Para peserta upacara tampak tertib berbaris di atas lapangan beralaskan tanah khas daerah pantai. Keunikan ini kian dipertegas oleh hamparan sabuk hijau hutan mangrove yang rimbun dan asri di sekeliling lapangan. 
       Sentuhan alam pesisir tersebut menjadi latar yang sempurna bagi Kepala Sekolah selaku Pembina Upacara untuk menyampaikan amanatnya. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan bahwa Pancasila merupakan pondasi kokoh yang telah teruji oleh sejarah dalam menjaga NKRI tetap berdiri tegak dari berbagai ancaman.

 

      Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa ideologi negara ini tidak boleh hanya menjadi hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Salah satu langkah konkret yang diserukan adalah dengan mengamalkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.
      "Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai luhur. Dengan disiplin menerapkan tujuh kebiasaan positif (mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur lebih cepat) kami semua berharap anak-anakku sekalian dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat," ujar Kepala Sekolah memotivasi. Beliau menambahkan bahwa karakter yang tangguh inilah yang akan menjadi tiket bagi para murid untuk meraih cita-cita setinggi langit sekaligus membawa kemajuan bagi bangsa.

 

       Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, SMP Negeri 3 Wedung kembali meneguhkan komitmennya. Mereka siap bergerak maju untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik dan setia kepada NKRI, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan pesisir yang menjadi rumah mereka.




Senin, 28 September 2026

Edukasi Remaja, Puskesmas Wedung 1 Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi di SMPN 3 Wedung

DEMAK – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, Puskesmas Wedung 1 menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi bagi para siswa di SMPN 3 Wedung pada Senin (28/9/2026).

 Kegiatan edukatif ini berlangsung interaktif di dalam ruang kelas. Para siswa yang mengenakan seragam putih-biru tampak duduk rapi di bangku masing-masing dan menyimak materi dengan penuh perhatian. Sosialisasi dipimpin langsung oleh petugas kesehatan bu Nadiroh dari Puskesmas Wedung 1 yang tampil mengenakan pakaian kebaya oranye dipadukan dengan hijab. 


Dalam penyampaiannya, petugas kesehatan memanfaatkan media visual berupa brosur atau selebaran edukatif untuk mempermudah para siswa memahami materi yang disampaikan. Fokus utama dari sosialisasi ini mencakup pengenalan sistem reproduksi, cara menjaga kebersihan organ reproduksi pada masa pubertas, hingga pemahaman pentingnya pergaulan yang sehat di kalangan remaja.

Kepala Sekolah SMPN 3 Wedung, Heru Rahwiyanto, menyambut baik dan mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh tim Puskesmas Wedung 1. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat krusial bagi siswa usia remaja agar mereka mendapatkan informasi yang benar, ilmiah, dan tepercaya dari ahlinya, sehingga terhindar dari mitos atau informasi keliru yang marak beredar di media sosial.

Melalui sinergi antara pihak sekolah dan fasilitas kesehatan ini, diharapkan para siswa SMPN 3 Wedung dapat tumbuh menjadi remaja yang sehat secara fisik, cerdas dalam bertindak, serta bertanggung jawab terhadap kesehatan diri mereka sendiri.